Search

Refleksi Januari: 10 Pelajaran Berharga Dari 2021


Tinggal menghitung hari dan bulan Januari 2022 akan segera berlalu. Sebelum melangkah menuju Februari, mari kita merefleksikan tahun 2021. Semua akan setuju bahwa tahun 2021 adalah tahun yang sangat berat, penuh tantangan dan bahkan duka. Namun, di saat yang sama, tahun 2021 juga membuka mata dan meninggalkan banyak pelajaran berharga. Mari kita lihat 10 pelajaran berharga yang telah diajarkan tahun 2021 pada kita:


1. Tidak ada yang pasti dalam hidup

Tahun 2021 mengingatkan kita lagi bahwa tidak ada yang pasti dalam hidup. Tiba-tiba pandemi melanda dan segala aktifitas dibatasi, bahkan untuk keluar rumah pun dilarang. Setiap rencana yang sudah disusun buyar begitu saja. Tapi walaupun kita tidak pernah tahu apa yang akan ditawarkan kehidupan pada kita berikutnya, tidak semuanya adalah hal yang buruk.


2. Bahagia dengan kesederhanaan

Buat kamu yang bercita-cita punya menjalani hidup dengan sederhana, tahun 2021 tentunya mengajarkan kesederhanaan. Jadwal sehari-hari yang padat, kesibukkan yang menumpuk tentunya menghalangi kamu untuk punya waktu yang bisa kamu habiskan dengan sederhana, sesederhana berada di rumah dengan keluarga, istirahat lebih lama, olah raga, makan sehat, dll. Belajar hidup sederhana dan merasa bahagia dengan kesederhanaan tentunya menjadi agenda penting di tahun 2021.


3. Kesehatan adalah harta yang tak ternilai

Sudah jelas sekarang bahwa kesehatan tidak bisa diabaikan, karena tidak ada yang lebih penting dari punya tubuh yang sehat. Membuat pilihan sederhana seperti apa yang akan kita makan, berapa lama kita tidur dan berolahraga menjadi sebuah kegiatan penting demi menjaga imunitas tubuh.


4. Keberanian menghadapi diri sendiri

Selama pandemi, kita jadi punya banyak waktu dengan diri sendiri dan itu artinya kita juga harus berurusan dengan diri sendiri – sikap, emosi, kejenuhan, dan masalah-masalah. Dan, pada akhirnya kita menjadi lebih memahami diri sendiri.


5. Selalu ada hal baik dari setiap peristiwa

Kesehatan mental dan kebaikkan meningkat drastis setelah pandemi melanda. Frustrasi, kemarahan, depresi – kita tidak pernah tahu apa yang sedang dialami seseorang di tengah pandemi. Melakukan kebaikkan tidak lagi hanya menjadi sesuatu yang trendi, tapi sebagai bagian dari hidup sehari-hari. Kita tidak pernah tahu seberapa besar dampak dari kebaiikan yang kita lakukan untuk seseorang. Jadi, yuk kita terus menyebarkan kebaikkan.


6. Menyayangi diri sendiri bukan berarti egois

Kalau selama ini kamu berpikir kalau self-care itu terkesan egois, maka justru ketika pandemi melanda, kamu wajib banget yang namanya self-care. Kegiatan seperti jalan santai disekitar kompleks rumah, membaca buku sambal mendengarkan musik juga bisa jadi cara untuk self-care. Alih-alih egois, self-care mu justru membuktikan bahwa kamu peduli pada sekelilingmu, keluarga di rumah dan yang terutama pada dirimu sendiri. Kita kan tidak bisa menuang dari gelas kosong!


7. Lebih menghargai dukungan dari komunitas

Punya komunitas yang saling mendukung menjadi salah satu cara untuk bertahan di tengah pandemi, untuk kesehatan mental dan emosional kita. Tidak perduli seberapa besar atau kecilnya komunitasmu, memiliki seseorang (atau beberapa orang) yang bisa diajak berbagi kekhawatiran, rasa frustasi dan kemarahan tanpa menghakimi tentunya sangat berarti.


8. Menghargai apa yang kita miliki sekarang

Ketidak pastian yang disebabkan oleh pandemi mengajarkan kita untuk menghargai apa yang kita miliki – bukan hanya keluarga, sahabat, materi tetapi juga kesehatan, rekan kerja, atau bahkan indra penciuman dan perasa yang masih berfungsi dengan baik. Tahun 2021 mengajarkan kita untuk menghargai dan bersyukur atas apa yang sudah kita miliki.


9. Rumah yang bahagia dan nyaman adalah tempat terbaik

Kita tidak pernah benar-benar ‘dipaksa’ diam di rumah sebanyak saat pandemi terjadi. Tapi, kita bisa belajar bahwa apapun yang terjadi di luar sana, rumah adalah tempat paling aman buat kita. Dan dengan peraturan untuk bekerja dari rumah, memiliki rumah yang nyaman dimana semua anggota keluarga bahagia dan bisa beraktifitas bersamaan tentu menjadi sebuah pencapaian yang baik di tahun 2021.


10. Pada akhirnya, keluarga adalah segalanya

Keluarga, termasuk teman yang sudah kita anggap sebagai bagian dari keluarga. Sangat menyenangkan memiliki banyak teman, tetapi ketika pandemi melanda, kesulitan terjadi, kita belajar siapa teman yang sebenarnya. Teman yang bukan lagi menyandang predikat ‘hanya’ teman tetapi lebih sebagai keluarga. Pada akhirnya, hanya keluarga yang akan selalu ada disaat terendah kita.


Jadi, itulah daftar pelajaran yang telah kami pelajari selama ini… marilah mengucap terima kasih kepada 2021 untuk mengajarkan kita apa yang benar-benar penting, dan mari terus melangkah maju ke 2022!

5 views0 comments